A. Latar Belakang
Masyarakat luas yang terdiri dari berbagai unsur seperti kalangan partai politik, organisasi massa, perorangan, pemuda, mahasiswa, pelajar, kaum wanita secara serentak membentuk satu kesatuan aksi dalam bentuk Front Pancasila untuk menghancurkan para pendukung Gerakan 30 September 1965/PKI yang diduga didalangi oleh PKI.
Kesatuan aksi yang muncul untuk menentang G 30 S PKI diantaranya Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia (KAMI), Kesatuan Aksi Pelajar Indonesia (KPI), Kesatuan Aksi Pemuda Pelajar Indonesia (KAPPI), Kesatuan Aksi Sarjana Indonesia (KASI). Mereka dikenal sebagai Angkatan 66.
Kemudian pada tanggal 12 Januari 1966 berbagai kesatuan aksi yang tergabung dalam front pancasila berkumpul dihalaman gedung DPR-GR untuk mengajukan tritura yang isinya sebagai berikut :
1) Pembubaran PKI beserta ormas-ormasnya
2) Pembersihan kabinet dwikora
3) Penurunan harga-harga barang
B. Perkembangan Kekuasaan Orde Baru
Pada hakikatnya, orde baru merupakan tatanan seluruh kehidupan rakyat, bangsa dan negara yang diletakkan pada kemurnian pelaksanaan pancasila dan UUD 45, atau sebagai koreksi terhadap penyelewengan-penyelewengan yang terjadi dimasa lampau. Disamping itu juga berupaya menyusun kembali kekuatan bangsa untuk menumbuhkan stabilitas nasional guna mempercepat proses pembangunan bangsa.
Jawaban dari tritura:
1) Tap MPRS No. IV/MPRS/1966 dan Tap MPRS No. IX/MPRS/1966 : Membubarkan PKI beserta ormasnya.
2) Tap MPRS No. XXV/MPRS/1966 : Pelarangan paham dan ajaran komunisme
3) Tap MPRS No. XX/MPRS/1966 : Pelurusan kembali tertib konstitusional berdasarkan pancasila dan tertib hukum.
Partai partai politik terpecah belah dalam kelompok kelompok yang saling bertentangan, antara penentan dan pendukung kebijakan presiden soekarno. Melihat konflik antara masyarakat pendukung orde lama dan orde baru semakin bertambah gawat, DPR-GR berpendapat bahwa situasi konflik harus segera diselesaikan secara konstisional.
C. Kebijakan Pemerintah Orde Baru
Pembangunan nasional yang diupayakan pada jaman orde baru direalisasikan melalui pembangunan jangka pendek dan jangka panjang. Jangka pendek melalui Pembangunan Lima Tahun (PELITA) untuk memberikan arah dalam usaha mewujudkan tujuan nasional tersebut, maka MPR telah menetapkan garis garis besar haluan negara (GBHN) sejak tahun 1973. GBHN dijabarkan dalam Rencana Pembangunan Lima Tahun (REPELITA) yang berisi program program konkrit yang akan dilaksanakan dalam kurun waktu lima tahun.
Trilogi Pembangunan
- Pemerataan pembangunan dan hasil hasilnya yang menuju pada terciptanya pada keadilan sosial bagi seluruh rakyat.
- Pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi.
- Stabilitas nasional yang sehat dan dinamis
- Memperbaiki kehidupan rakyat terutama dibidang sandang dan pangan.
- Melaksanakan pemilihan umum dalam batas waktu seperti tercantum dalam MPRS No. XI/MPRS/1966.
- Melaksanakan politik luar negeri yang bebas aktif untuk kepentingan nasional.
- Melanjutkan perjuangan anti imperialisme dan kolonialisme dalam segala bentuk dan manifestasinya.
E. Revolusi Hijau
Revolusi Hijau adalah revolusi produksi biji-bijian dari hasil penemuan-penemuan ilmiah berupa benih unggul baru dari berbagai varietas gandum, padi dan jagung yang membuat hasil panen komoditas tersebut meningkat dinegara-negara berkembang.
Gagasan mengenai Revolusi Hijau bermula dari hasil penelitian dan tulisan Thomas Robert Malthus (1766-1834) yang mengemukakan bahwa masalah kemiskinan dan kemelaratan adalah masalah yang tidak bisa dihindari oleh manusia. Kemiskinan dan kemelaratan terjadi karena pertumbuhan penduduk dan peningkatan produksi pangan tidak seimbang. Pertumbuhan penduduk berjalan lebih cepat dibanding dengan peningkatan produksi pertanian (pangan).
F. Perkembangan Revolusi Hijau
Perkembangan revolusi hijau yang semakin bertambah pesat. Oleh karena itu, pertanian menjadi sektor yang sangat penting dalam upaya peningkatan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Hal tersebut didasari oleh :
- Kebutuhan penduduk yang meningkat dengan pesat.
- Tingkat produksi pertanian yang masih sangat rendah.
- Produksi pertanian belum mampu memenuhi seluruh kebutuhan penduduk.






0 komentar:
Posting Komentar